A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

Yatim Piatu - Baca Surah Ad Dukhaan

Baca Surah Ad Dukhaan

Sekarang anda bisa membaca atau mendengarkan Al Qur`an secara online

Ad Dukhaan (الدخان)

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah Az Zukhruf.
Dinamai Ad Dukhaan (kabut), diambil dari perkataan Dukhaan yang terdapat pada ayat 10 surat ini.
Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w. sudah melewati batas, karena itu Nabi mendoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang. Do'a Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah. Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.
Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan doa Nabi, dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula; karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


1
حم
haa-miim
Artinya : Haa miim. Lihat Tafsir
2
وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ
waalkitaabi almubiini
Artinya : Demi Kitab (Al Qur'an) yang menjelaskan, Lihat Tafsir
3
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
innaa anzalnaahu fii laylatin mubaarakatin innaa kunnaa mundziriina
Artinya : sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Lihat Tafsir
4
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
fiihaa yufraqu kullu amrin hakiimin
Artinya : Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, Lihat Tafsir
5
أَمْرًا مِّنْ عِندِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
amran min 'indinaa innaa kunnaa mursiliina
Artinya : (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, Lihat Tafsir
6
رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
rahmatan min rabbika innahu huwa alssamii'u al'aliimu
Artinya : sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, Lihat Tafsir
7
رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
rabbi alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa in kuntum muuqiniina
Artinya : Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini. Lihat Tafsir
8
لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
laa ilaaha illaa huwa yuhyii wayumiitu rabbukum warabbu aabaa-ikumu al-awwaliina
Artinya : Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu. Lihat Tafsir
9
بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ يَلْعَبُونَ
bal hum fii syakkin yal'abuuna
Artinya : Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan. Lihat Tafsir
10
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍ
fairtaqib yawma ta/tii alssamaau bidukhaanin mubiinin
Artinya : Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, Lihat Tafsir
11
يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
yaghsyaa alnnaasa haadzaa 'adzaabun aliimun
Artinya : yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. Lihat Tafsir
12
رَّبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ
rabbanaa iksyif 'annaa al'adzaaba innaa mu/minuuna
Artinya : (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman". Lihat Tafsir
13
أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُّبِينٌ
annaa lahumu aldzdzikraa waqad jaa-ahum rasuulun mubiinun
Artinya : Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, Lihat Tafsir
14
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَّجْنُونٌ
tsumma tawallaw 'anhu waqaaluu mu'allamun majnuunun
Artinya : kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila". Lihat Tafsir
15
إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ
innaa kaasyifuu al'adzaabi qaliilan innakum 'aa-iduuna
Artinya : Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar). Lihat Tafsir
16
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنتَقِمُونَ
yawma nabthisyu albathsyata alkubraa innaa muntaqimuuna
Artinya : (Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan. Lihat Tafsir
17
۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ
walaqad fatannaa qablahum qawma fir'awna wajaa-ahum rasuulun kariimun
Artinya : Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir'aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia, Lihat Tafsir
18
أَنْ أَدُّوا إِلَيَّ عِبَادَ اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
an adduu ilayya 'ibaada allaahi innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : (dengan berkata): "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dipercaya kepadamu, Lihat Tafsir
19
وَأَن لَّا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي آتِيكُم بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ
wa-an laa ta'luu 'alaa allaahi innii aatiikum bisulthaanin mubiinin
Artinya : dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata. Lihat Tafsir
20
وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَن تَرْجُمُونِ
wa-innii 'udztu birabbii warabbikum an tarjumuuni
Artinya : Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, dari keinginanmu merajamku, Lihat Tafsir
21
وَإِن لَّمْ تُؤْمِنُوا لِي فَاعْتَزِلُونِ
wa-in lam tu/minuu lii fai'taziluuni
Artinya : dan jika kamu tidak beriman kepadaku maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil)". Lihat Tafsir
22
فَدَعَا رَبَّهُ أَنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ مُّجْرِمُونَ
fada'aa rabbahu anna haaulaa-i qawmun mujrimuuna
Artinya : Kemudian Musa berdo'a kepada Tuhannya: "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)". Lihat Tafsir
23
فَأَسْرِ بِعِبَادِي لَيْلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
fa-asri bi'ibaadii laylan innakum muttaba'uuna
Artinya : (Allah berfirman): "Maka berjalanlah kamu dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar, Lihat Tafsir
24
وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌ مُّغْرَقُونَ
wautruki albahra rahwan innahum jundun mughraquuna
Artinya : dan biarkanlah laut itu tetap terbelah. Sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan". Lihat Tafsir
25
كَمْ تَرَكُوا مِن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
kam tarakuu min jannaatin wa'uyuunin
Artinya : Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan, Lihat Tafsir
26
وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ
wazuruu'in wamaqaamin kariimin
Artinya : dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah, Lihat Tafsir
27
وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ
wana'matin kaanuu fiihaa faakihiina
Artinya : dan kesenangan-kesenangan yang mereka meni'matinya, Lihat Tafsir
28
كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ
kadzaalika wa-awratsnaahaa qawman aakhariina
Artinya : demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain. Lihat Tafsir
29
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنظَرِينَ
famaa bakat 'alayhimu alssamaau waal-ardhu wamaa kaanuu munzhariina
Artinya : Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh. Lihat Tafsir
30
وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِينِ
walaqad najjaynaa banii israa-iila mina al'adzaabi almuhiini
Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksa yang menghinakan, Lihat Tafsir
31
مِن فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِينَ
min fir'awna innahu kaana 'aaliyan mina almusrifiina
Artinya : dari (azab) Fir'aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas. Lihat Tafsir
32
وَلَقَدِ اخْتَرْنَاهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى الْعَالَمِينَ
walaqadi ikhtarnaahum 'alaa 'ilmin 'alaa al'aalamiina
Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa. Lihat Tafsir
33
وَآتَيْنَاهُم مِّنَ الْآيَاتِ مَا فِيهِ بَلَاءٌ مُّبِينٌ
waaataynaahum mina al-aayaati maa fiihi balaaun mubiinun
Artinya : Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat ni'mat yang nyata. Lihat Tafsir
34
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَيَقُولُونَ
inna haaulaa-i layaquuluuna
Artinya : Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu benar-benar berkata, Lihat Tafsir
35
إِنْ هِيَ إِلَّا مَوْتَتُنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنشَرِينَ
in hiya illaa mawtatunaa al-uulaa wamaa nahnu bimunsyariina
Artinya : "tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan, Lihat Tafsir
36
فَأْتُوا بِآبَائِنَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
fa/tuu bi-aabaa-inaa in kuntum shaadiqiina
Artinya : maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar". Lihat Tafsir
37
أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَاهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ
ahum khayrun am qawmu tubba'in waalladziina min qablihim ahlaknaahum innahum kaanuu mujrimiina
Artinya : Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubba' dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa. Lihat Tafsir
38
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ
wamaa khalaqnaa alssamaawaati waal-ardha wamaa baynahumaa laa'ibiina
Artinya : Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Lihat Tafsir
39
مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
maa khalaqnaahumaa illaa bialhaqqi walaakinna aktsarahum laa ya'lamuuna
Artinya : Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. Lihat Tafsir
40
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ
inna yawma alfashli miiqaatuhum ajma'iina
Artinya : Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, Lihat Tafsir
41
يَوْمَ لَا يُغْنِي مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
yawma laa yughnii mawlan 'an mawlan syay-an walaa hum yunsharuuna
Artinya : yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfa'at kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan, Lihat Tafsir
42
إِلَّا مَن رَّحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
illaa man rahima allaahu innahu huwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
43
إِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّومِ
inna syajarata alzzaqquumi
Artinya : Sesungguhnya pohon zaqqum itu, Lihat Tafsir
44
طَعَامُ الْأَثِيمِ
tha'aamu al-atsiimi
Artinya : makanan orang yang banyak berdosa. Lihat Tafsir
45
كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ
kaalmuhli yaghlii fii albuthuuni
Artinya : (Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, Lihat Tafsir
46
كَغَلْيِ الْحَمِيمِ
kaghalyi alhamiimi
Artinya : seperti mendidihnya air yang amat panas. Lihat Tafsir
47
خُذُوهُ فَاعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَاءِ الْجَحِيمِ
khudzuuhu fai'tiluuhu ilaa sawaa-i aljahiimi
Artinya : Peganglah dia kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka. Lihat Tafsir
48
ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ
tsumma shubbuu fawqa ra/sihi min 'adzaabi alhamiimi
Artinya : Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas. Lihat Tafsir
49
ذُقْ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ
dzuq innaka anta al'aziizu alkariimu
Artinya : Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia. Lihat Tafsir
50
إِنَّ هَٰذَا مَا كُنتُم بِهِ تَمْتَرُونَ
inna haadzaa maa kuntum bihi tamtaruuna
Artinya : Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu meragu-ragukannya. Lihat Tafsir
51
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ
inna almuttaqiina fii maqaamin amiinin
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, Lihat Tafsir
52
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
fii jannaatin wa'uyuunin
Artinya : (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; Lihat Tafsir
53
يَلْبَسُونَ مِن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَقَابِلِينَ
yalbasuuna min sundusin wa-istabraqin mutaqaabiliina
Artinya : mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, Lihat Tafsir
54
كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ
kadzaalika wazawwajnaahum bihuurin 'iinin
Artinya : demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Lihat Tafsir
55
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ
yad'uuna fiihaa bikulli faakihatin aaminiina
Artinya : Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran), Lihat Tafsir
56
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖ وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
laa yadzuuquuna fiihaa almawta illaa almawtata al-uulaa wawaqaahum 'adzaaba aljahiimi
Artinya : mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, Lihat Tafsir
57
فَضْلًا مِّن رَّبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
fadhlan min rabbika dzaalika huwa alfawzu al'azhiimu
Artinya : sebagai karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar. Lihat Tafsir
58
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
fa-innamaa yassarnaahu bilisaanika la'allahum yatadzakkaruuna
Artinya : Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran. Lihat Tafsir
59
فَارْتَقِبْ إِنَّهُم مُّرْتَقِبُونَ
fa-innamaa yassarnaahu bilisaanika la'allahum yatadzakkaruuna
Artinya : Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula). Lihat Tafsir


Putar Per Ayat Pause