A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

Yatim Piatu - Baca Surah Al Hijr

Baca Surah Al Hijr

Sekarang anda bisa membaca atau mendengarkan Al Qur`an secara online

Al Hijr (الحجر)

Surat ini terdiri atas 99 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, karena diturunkan di Mekah sebelum hijrah. Al Hijr adalah nama sebuah daerah pegunungan yang didiami zaman dahulu oleh kaum Tsamud terletak di pinggir jalan antara Madinah dan Syam (Syria).
Nama surat ini diambil dari nama daerah pegunungan itu, berhubung nasib penduduknya yaitu kaum Tsamud diceritakan pada ayat 80 sampai dengan 84, mereka telah dimusnahkan Allah s.w.t., karena mendustakan Nabi Shaleh a.s. dan berpaling dari ayat-ayat Allah. Dalam surat ini terdapat juga kisah-kisah kaum yang lain yang telah dibinasakan oleh Allah seperti kaum Luth a.s. dan kaum Syu'aib a.s. Dari ke semua kisah-kisah itu dapat diambil pelajaran bahwa orang-orang yang menentang ajaran rasul-rasul akan mengalami kehancuran.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


1
الر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَقُرْآنٍ مُّبِينٍ
alif-laam-raa tilka aayaatu alkitaabi waqur-aanin mubiinin
Artinya : Alif, laam, raa. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Al Qur'an yang memberi penjelasan. Lihat Tafsir
2
رُّبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ
rubamaa yawaddu alladziina kafaruu law kaanuu muslimiina
Artinya : Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. Lihat Tafsir
3
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
dzarhum ya/kuluu wayatamatta'uu wayulhihimu al-amalu fasawfa ya'lamuuna
Artinya : Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka). Lihat Tafsir
4
وَمَا أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَّعْلُومٌ
wamaa ahlaknaa min qaryatin illaa walahaa kitaabun ma'luumun
Artinya : Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan. Lihat Tafsir
5
مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ
maa tasbiqu min ummatin ajalahaa wamaa yasta/khiruuna
Artinya : Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya). Lihat Tafsir
6
وَقَالُوا يَا أَيُّهَا الَّذِي نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ
waqaaluu yaa ayyuhaa alladzii nuzzila 'alayhi aldzdzikru innaka lamajnuunun
Artinya : Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Qur'an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila. Lihat Tafsir
7
لَّوْ مَا تَأْتِينَا بِالْمَلَائِكَةِ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
law maa ta/tiinaa bialmalaa-ikati in kunta mina alshshaadiqiina
Artinya : Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?" Lihat Tafsir
8
مَا نُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ إِلَّا بِالْحَقِّ وَمَا كَانُوا إِذًا مُّنظَرِينَ
maa nunazzilu almalaa-ikata illaa bialhaqqi wamaa kaanuu idzan munzhariina
Artinya : Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh. Lihat Tafsir
9
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
innaa nahnu nazzalnaa aldzdzikra wa-innaa lahu lahaafizhuuna
Artinya : Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. Lihat Tafsir
10
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِي شِيَعِ الْأَوَّلِينَ
walaqad arsalnaa min qablika fii syiya'i al-awwaliina
Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu. Lihat Tafsir
11
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
wamaa ya/tiihim min rasuulin illaa kaanuu bihi yastahzi-uuna
Artinya : Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. Lihat Tafsir
12
كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ
kadzaalika naslukuhu fii quluubi almujrimiina
Artinya : Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir), Lihat Tafsir
13
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ
laa yu/minuuna bihi waqad khalat sunnatu al-awwaliina
Artinya : mereka tidak beriman kepadanya (Al Qur'an) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu. Lihat Tafsir
14
وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًا مِّنَ السَّمَاءِ فَظَلُّوا فِيهِ يَعْرُجُونَ
walaw fatahnaa 'alayhim baaban mina alssamaa-i fazhalluu fiihi ya'rujuuna
Artinya : Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya, Lihat Tafsir
15
لَقَالُوا إِنَّمَا سُكِّرَتْ أَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُورُونَ
laqaaluu innamaa sukkirat abshaarunaa bal nahnu qawmun mashuuruuna
Artinya : tentulah mereka berkata: "Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang orang yang kena sihir". Lihat Tafsir
16
وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّاهَا لِلنَّاظِرِينَ
walaqad ja'alnaa fii alssamaa-i buruujan wazayyannaahaa lilnnaatsiriina
Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya), Lihat Tafsir
17
وَحَفِظْنَاهَا مِن كُلِّ شَيْطَانٍ رَّجِيمٍ
wahafizhnaahaa min kulli syaythaanin rajiimin
Artinya : dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk, Lihat Tafsir
18
إِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ مُّبِينٌ
illaa mani istaraqa alssam'a fa-atba'ahu syihaabun mubiinun
Artinya : kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang. Lihat Tafsir
19
وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ شَيْءٍ مَّوْزُونٍ
waal-ardha madadnaahaa wa-alqaynaa fiihaa rawaasiya wa-anbatnaa fiihaa min kulli syay-in mawzuunin
Artinya : Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Lihat Tafsir
20
وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَن لَّسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ
waja'alnaa lakum fiihaa ma'aayisya waman lastum lahu biraaziqiina
Artinya : Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya. Lihat Tafsir
21
وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ
wa-in min syay-in illaa 'indanaa khazaa-inuhu wamaa nunazziluhu illaa biqadarin ma'luumin
Artinya : Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya 795; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu. Lihat Tafsir
22
وَأَرْسَلْنَا الرِّيَاحَ لَوَاقِحَ فَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ وَمَا أَنتُمْ لَهُ بِخَازِنِينَ
wa-arsalnaa alrriyaaha lawaaqiha fa-anzalnaa mina alssamaa-i maa-an fa-asqaynaakumuuhu wamaa antum lahu bikhaaziniina
Artinya : Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. Lihat Tafsir
23
وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُونَ
wa-innaa lanahnu nuhyii wanumiitu wanahnu alwaaritsuuna
Artinya : Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi. Lihat Tafsir
24
وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ
walaqad 'alimnaa almustaqdimiina minkum walaqad 'alimnaa almusta/khiriina
Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu). Lihat Tafsir
25
وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
wa-inna rabbaka huwa yahsyuruhum innahu hakiimun 'aliimu
Artinya : Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Lihat Tafsir
26
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ
walaqad khalaqnaa al-insaana min shalshaalin min hama-in masnuunin
Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Lihat Tafsir
27
وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ
waaljaanna khalaqnaahu min qablu min naari alssamuumi
Artinya : Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Lihat Tafsir
28
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِّن صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ
wa-idz qaala rabbuka lilmalaa-ikati innii khaaliqun basyaran min shalshaalin min hama-in masnuunin
Artinya : Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, Lihat Tafsir
29
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ
fa-idzaa sawwaytuhu wanafakhtu fiihi min ruuhii faqa'uu lahu saajidiina
Artinya : Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. Lihat Tafsir
30
فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ
fasajada almalaa-ikatu kulluhum ajma'uuna
Artinya : Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, Lihat Tafsir
31
إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ أَن يَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
illaa ibliisa abaa an yakuuna ma'a alssaajidiina
Artinya : kecuali iblis. Ia enggan ikut besama-sama (malaikat) yang sujud itu. Lihat Tafsir
32
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ السَّاجِدِينَ
qaala yaa ibliisu maa laka allaa takuuna ma'a alssaajidiina
Artinya : Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?" Lihat Tafsir
33
قَالَ لَمْ أَكُن لِّأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُ مِن صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ
qaala lam akun li-asjuda libasyarin khalaqtahu min shalshaalin min hama-in masnuunin
Artinya : Berkata Iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk" Lihat Tafsir
34
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ
qaala faukhruj minhaa fa-innaka rajiimun
Artinya : Allah berfirman : "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, Lihat Tafsir
35
وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ
wa-inna 'alayka alla'nata ilaa yawmi alddiini
Artinya : dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat". Lihat Tafsir
36
قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
qaala rabbi fa-anzhirnii ilaa yawmi yub'atsuuna
Artinya : Berkata iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan, Lihat Tafsir
37
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ
qaala fa-innaka mina almunzhariina
Artinya : Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, Lihat Tafsir
38
إِلَىٰ يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ
ilaa yawmi alwaqti alma'luumi
Artinya : sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan, Lihat Tafsir
39
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
qaala rabbi bimaa aghwaytanii lauzayyinanna lahum fii al-ardhi walaughwiyannahum ajma'iina
Artinya : Iblis berkata : "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Lihat Tafsir
40
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ
illaa 'ibaadaka minhumu almukhlashiina
Artinya : kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". Lihat Tafsir
41
قَالَ هَٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيمٌ
qaala haadzaa shiraathun 'alayya mustaqiimun
Artinya : Allah berfirman : "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Lihat Tafsir
42
إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ
inna 'ibaadii laysa laka 'alayhim sulthaanun illaa mani ittaba'aka mina alghaawiina
Artinya : Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. Lihat Tafsir
43
وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ
wa-inna jahannama lamaw'iduhum ajma'iina
Artinya : Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Lihat Tafsir
44
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ
lahaa sab'atu abwaabin likulli baabin minhum juz-un maqsuumun
Artinya : Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. Lihat Tafsir
45
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
inna almuttaqiina fii jannaatin wa'uyuunin
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). Lihat Tafsir
46
ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ
udkhuluuhaa bisalaamin aaminiina
Artinya : (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman" Lihat Tafsir
47
وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ
wanaza'naa maa fii shuduurihim min ghillin ikhwaanan 'alaa sururin mutaqaabiliina
Artinya : Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Lihat Tafsir
48
لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ
laa yamassuhum fiihaa nashabun wamaa hum minhaa bimukhrajiina
Artinya : Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. Lihat Tafsir
49
۞ نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
nabbi/ 'ibaadii annii anaa alghafuuru alrrahiimu
Artinya : Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, Lihat Tafsir
50
وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ
wa-anna 'adzaabii huwa al'adzaabu al-aliimu
Artinya : dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih. Lihat Tafsir
51
وَنَبِّئْهُمْ عَن ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ
wanabbi/hum 'an dhayfi ibraahiima
Artinya : Dan kabarkanlah kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim. Lihat Tafsir
52
إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلَامًا قَالَ إِنَّا مِنكُمْ وَجِلُونَ
idz dakhaluu 'alayhi faqaaluu salaaman qaala innaa minkum wajiluuna
Artinya : Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan: "Salaam". Berkata Ibrahim : "Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu". Lihat Tafsir
53
قَالُوا لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ عَلِيمٍ
qaaluu laa tawjal innaa nubasysyiruka bighulaamin 'aliimin
Artinya : Mereka berkata : "Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim". Lihat Tafsir
54
قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِي عَلَىٰ أَن مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ
qaala abasysyartumuunii 'alaa an massaniya alkibaru fabima tubasysyiruuni
Artinya : Berkata Ibrahim : "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?" Lihat Tafsir
55
قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُن مِّنَ الْقَانِطِينَ
qaaluu basysyarnaaka bialhaqqi falaa takun mina alqaanithiina
Artinya : Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa". Lihat Tafsir
56
قَالَ وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِ إِلَّا الضَّالُّونَ
qaala waman yaqnathu min rahmati rabbihi illaa aldhdhaalluuna
Artinya : Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat". Lihat Tafsir
57
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ
qaala famaa khathbukum ayyuhaa almursaluuna
Artinya : Berkata (pula) Ibrahim: "Apakah urusanmu yang penting (selain itu), hai para utusan?" Lihat Tafsir
58
قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمٍ مُّجْرِمِينَ
qaaluu innaa ursilnaa ilaa qawmin mujrimiina
Artinya : Mereka menjawab: "Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, Lihat Tafsir
59
إِلَّا آلَ لُوطٍ إِنَّا لَمُنَجُّوهُمْ أَجْمَعِينَ
illaa aala luuthin innaa lamunajjuuhum ajma'iina
Artinya : kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya, Lihat Tafsir
60
إِلَّا امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَا ۙ إِنَّهَا لَمِنَ الْغَابِرِينَ
illaa imra-atahu qaddarnaa innahaa lamina alghaabiriina
Artinya : kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)". Lihat Tafsir
61
فَلَمَّا جَاءَ آلَ لُوطٍ الْمُرْسَلُونَ
falammaa jaa-a aala luuthin almursaluuna
Artinya : Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut pengikutnya, Lihat Tafsir
62
قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ مُّنكَرُونَ
qaala innakum qawmun munkaruuna
Artinya : ia berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal". Lihat Tafsir
63
قَالُوا بَلْ جِئْنَاكَ بِمَا كَانُوا فِيهِ يَمْتَرُونَ
qaaluu bal ji/naaka bimaa kaanuu fiihi yamtaruuna
Artinya : Para utusan menjawab: "Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Lihat Tafsir
64
وَأَتَيْنَاكَ بِالْحَقِّ وَإِنَّا لَصَادِقُونَ
wa-ataynaaka bialhaqqi wa-innaa lashaadiquuna
Artinya : Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Lihat Tafsir
65
فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ اللَّيْلِ وَاتَّبِعْ أَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ
fa-asri bi-ahlika biqith'in mina allayli waittabi' adbaarahum walaa yaltafit minkum ahadun waimdhuu haytsu tu/maruuna
Artinya : Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu". Lihat Tafsir
66
وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُّصْبِحِينَ
waqadhaynaa ilayhi dzaalika al-amra anna daabira haaulaa-i maqthuu'un mushbihiina
Artinya : Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh. Lihat Tafsir
67
وَجَاءَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ يَسْتَبْشِرُونَ
wajaa-a ahlu almadiinati yastabsyiruuna
Artinya : Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Lihat Tafsir
68
قَالَ إِنَّ هَٰؤُلَاءِ ضَيْفِي فَلَا تَفْضَحُونِ
qaala inna haaulaa-i dhayfii falaa tafdhahuuni
Artinya : Luth berkata: "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku), Lihat Tafsir
69
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ
waittaquu allaaha walaa tukhzuuni
Artinya : dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina". Lihat Tafsir
70
قَالُوا أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعَالَمِينَ
qaaluu awa lam nanhaka 'ani al'aalamiina
Artinya : Mereka berkata : "Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?" Lihat Tafsir
71
قَالَ هَٰؤُلَاءِ بَنَاتِي إِن كُنتُمْ فَاعِلِينَ
qaala haaulaa-i banaatii in kuntum faa'iliina
Artinya : Luth berkata: "Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)". Lihat Tafsir
72
لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ
la'amruka innahum lafii sakratihim ya'mahuuna
Artinya : (Allah berfirman) : "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)". Lihat Tafsir
73
فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ
fa-akhadzat-humu alshshayhatu musyriqiina
Artinya : Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Lihat Tafsir
74
فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ
faja'alnaa 'aaliyahaa saafilahaa wa-amtharnaa 'alayhim hijaaratan min sijjiilin
Artinya : Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Lihat Tafsir
75
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّلْمُتَوَسِّمِينَ
inna fii dzaalika laaayaatin lilmutawassimiina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Lihat Tafsir
76
وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍ مُّقِيمٍ
wa-innahaa labisabiilin muqiimin
Artinya : Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Lihat Tafsir
77
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّلْمُؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan lilmu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. Lihat Tafsir
78
وَإِن كَانَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ لَظَالِمِينَ
wa-in kaana ash-haabu al-aykati lazhaalimiina
Artinya : Dan sesungguhnya adalah penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim, Lihat Tafsir
79
فَانتَقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنَّهُمَا لَبِإِمَامٍ مُّبِينٍ
faintaqamnaa minhum wa-innahumaa labi-imaamin mubiinin
Artinya : maka Kami membinasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang. Lihat Tafsir
80
وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَابُ الْحِجْرِ الْمُرْسَلِينَ
walaqad kadzdzaba ash-haabu alhijri almursaliina
Artinya : Dan sesungguhnya penduduk-penduduk kota Al Hijr telah mendustakan rasul-rasul, Lihat Tafsir
81
وَآتَيْنَاهُمْ آيَاتِنَا فَكَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ
waaataynaahum aayaatinaa fakaanuu 'anhaa mu'ridhiina
Artinya : dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya, Lihat Tafsir
82
وَكَانُوا يَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا آمِنِينَ
wakaanuu yanhituuna mina aljibaali buyuutan aaminiina
Artinya : dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman. Lihat Tafsir
83
فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ
fa-akhadzat-humu alshshayhatu mushbihiina
Artinya : Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi, Lihat Tafsir
84
فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ
famaa aghnaa 'anhum maa kaanuu yaksibuuna
Artinya : maka tak dapat menolong mereka, apa yang telah mereka usahakan. Lihat Tafsir
85
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ وَإِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ ۖ فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيلَ
wamaa khalaqnaa alssamaawaati waal-ardha wamaa baynahumaa illaa bialhaqqi wa-inna alssaa'ata laaatiyatun faishfahi alshshafha aljamiila
Artinya : Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik. Lihat Tafsir
86
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ
inna rabbaka huwa alkhallaaqu al'aliimu
Artinya : Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. Lihat Tafsir
87
وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ
walaqad aataynaaka sab'an mina almatsaanii waalqur-aana al'azhiima
Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur'an yang agung. Lihat Tafsir
88
لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ
laa tamuddanna 'aynayka ilaa maa matta'naa bihi azwaajan minhum walaa tahzan 'alayhim waikhfidh janaahaka lilmu/miniina
Artinya : Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada keni'matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. Lihat Tafsir
89
وَقُلْ إِنِّي أَنَا النَّذِيرُ الْمُبِينُ
waqul innii anaa alnnadziiru almubiinu
Artinya : Dan katakanlah : "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan". Lihat Tafsir
90
كَمَا أَنزَلْنَا عَلَى الْمُقْتَسِمِينَ
kamaa anzalnaa 'alaa almuqtasimiina
Artinya : Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah), Lihat Tafsir
91
الَّذِينَ جَعَلُوا الْقُرْآنَ عِضِينَ
alladziina ja'aluu alqur-aana 'idhiina
Artinya : (yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al Qur'an itu terbagi-bagi. Lihat Tafsir
92
فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
fawarabbika lanas-alannahum ajma'iina
Artinya : Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, Lihat Tafsir
93
عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ
'ammaa kaanuu ya'maluuna
Artinya : tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu. Lihat Tafsir
94
فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ
faishda' bimaa tu/maru wa-a'ridh 'ani almusyrikiina
Artinya : Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Lihat Tafsir
95
إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ
innaa kafaynaaka almustahzi-iina
Artinya : Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu), Lihat Tafsir
96
الَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
alladziina yaj'aluuna ma'a allaahi ilaahan aakhara fasawfa ya'lamuuna
Artinya : (Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). Lihat Tafsir
97
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ
walaqad na'lamu annaka yadhiiqu shadruka bimaa yaquuluuna
Artinya : Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, Lihat Tafsir
98
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ السَّاجِدِينَ
fasabbih bihamdi rabbika wakun mina alssaajidiina
Artinya : maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat), Lihat Tafsir
99
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
wau'bud rabbaka hattaa ya/tiyaka alyaqiinu
Artinya : dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). Lihat Tafsir


Putar Per Ayat Pause