A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

Yatim Piatu - Baca Surah An Najm

Baca Surah An Najm

Sekarang anda bisa membaca atau mendengarkan Al Qur`an secara online

An Najm (النجم)

Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ikhlash. Nama An Najm (bintang), diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Allah bersumpah dengan An Najm (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia, sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


1
وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ
waalnnajmi idzaa hawaa
Artinya : Demi bintang ketika terbenam. Lihat Tafsir
2
مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ
maa dhalla shaahibukum wamaa ghawaa
Artinya : kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. Lihat Tafsir
3
وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ
wamaa yanthiqu 'ani alhawaa
Artinya : dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quraan) menurut kemauan hawa nafsunya. Lihat Tafsir
4
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
in huwa illaa wahyun yuuhaa
Artinya : Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Lihat Tafsir
5
عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ
'allamahu syadiidu alquwaa
Artinya : yang diajarkan kepadanya oleh (jibril) yang sangat kuat. Lihat Tafsir
6
ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَىٰ
dzuu mirratin faistawaa
Artinya : yang mempunyai akal yang cerdas; dan (jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. Lihat Tafsir
7
وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَىٰ
wahuwa bial-ufuqi al-a'laa
Artinya : sedang dia berada di ufuk yang tinggi. Lihat Tafsir
8
ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ
tsumma danaa fatadallaa
Artinya : Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi. Lihat Tafsir
9
فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَىٰ
fakaana qaaba qawsayni aw adnaa
Artinya : maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lihat Tafsir
10
فَأَوْحَىٰ إِلَىٰ عَبْدِهِ مَا أَوْحَىٰ
fa-awhaa ilaa 'abdihi maa awhaa
Artinya : Lalu dia menyampaikan kepada hambaNya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. Lihat Tafsir
11
مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَىٰ
maa kadzaba alfu-aadu maa raaa
Artinya : Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. Lihat Tafsir
12
أَفَتُمَارُونَهُ عَلَىٰ مَا يَرَىٰ
afatumaaruunahu 'alaa maa yaraa
Artinya : Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? Lihat Tafsir
13
وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ
walaqad raaahu nazlatan ukhraa
Artinya : Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, Lihat Tafsir
14
عِندَ سِدْرَةِ الْمُنتَهَىٰ
'inda sidrati almuntahaa
Artinya : (yaitu) di Sidratil Muntaha. Lihat Tafsir
15
عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ
'indahaa jannatu alma/waa
Artinya : Di dekatnya ada syurga tempat tinggal, Lihat Tafsir
16
إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ
idz yaghsyaa alssidrata maa yaghsyaa
Artinya : (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Lihat Tafsir
17
مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ
maa zaagha albasharu wamaa thaghaa
Artinya : Penglihatannya (muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Lihat Tafsir
18
لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ
laqad raaa min aayaati rabbihi alkubraa
Artinya : Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. Lihat Tafsir
19
أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّىٰ
afara-aytumu allaata waal'uzzaa
Artinya : Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) mengaggap al Lata dan al Uzza, Lihat Tafsir
20
وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ
wamanaata altstsaalitsata al-ukhraa
Artinya : dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Lihat Tafsir
21
أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنثَىٰ
alakumu aldzdzakaru walahu al-untsaa
Artinya : Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Lihat Tafsir
22
تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَىٰ
tilka idzan qismatun dhiizaa
Artinya : Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Lihat Tafsir
23
إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَانٍ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْأَنفُسُ ۖ وَلَقَدْ جَاءَهُم مِّن رَّبِّهِمُ الْهُدَىٰ
in hiya illaa asmaaun sammaytumuuhaa antum waaabaaukum maa anzala allaahu bihaa min sulthaanin in yattabi'uuna illaa alzhzhanna wamaa tahwaa al-anfusu walaqad jaa-ahum min rabbihimu alhudaa
Artinya : Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. Lihat Tafsir
24
أَمْ لِلْإِنسَانِ مَا تَمَنَّىٰ
am lil-insaani maa tamannaa
Artinya : Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? Lihat Tafsir
25
فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰ
falillaahi al-aakhiratu waal-uulaa
Artinya : (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia. Lihat Tafsir
26
۞ وَكَم مِّن مَّلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِن بَعْدِ أَن يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَن يَشَاءُ وَيَرْضَىٰ
wakam min malakin fii alssamaawaati laa tughnii syafaa'atuhum syay-an illaa min ba'di an ya/dzana allaahu liman yasyaau wayardaa
Artinya : Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya). Lihat Tafsir
27
إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ لَيُسَمُّونَ الْمَلَائِكَةَ تَسْمِيَةَ الْأُنثَىٰ
inna alladziina laa yu/minuuna bial-aakhirati layusammuuna almalaa-ikata tasmiyata al-untsaa
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan. Lihat Tafsir
28
وَمَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ ۖ وَإِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا
wamaa lahum bihi min 'ilmin in yattabi'uuna illaa alzhzhanna wa-inna alzhzhanna laa yughnii mina alhaqqi syay-aan
Artinya : Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran. Lihat Tafsir
29
فَأَعْرِضْ عَن مَّن تَوَلَّىٰ عَن ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا
fa-a'ridh 'an man tawallaa 'an dzikrinaa walam yurid illaa alhayaata alddunyaa
Artinya : Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi. Lihat Tafsir
30
ذَٰلِكَ مَبْلَغُهُم مِّنَ الْعِلْمِ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَىٰ
dzaalika mablaghuhum mina al'ilmi inna rabbaka huwa a'lamu biman dhalla 'an sabiilihi wahuwa a'lamu bimani ihtadaa
Artinya : Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. Lihat Tafsir
31
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى
walillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi liyajziya alladziina asaauu bimaa 'amiluu wayajziya alladziina ahsanuu bialhusnaa
Artinya : Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (syurga). Lihat Tafsir
32
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ
alladziina yajtanibuuna kabaa-ira al-itsmi waalfawaahisya illaa allamama inna rabbaka waasi'u almaghfirati huwa a'lamu bikum idz ansya-akum mina al-ardhi wa-idz antum ajinnatun fii buthuuni ummahaatikum falaa tuzakkuu anfusakum huwa a'lamu bimani ittaqaa
Artinya : (Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. Lihat Tafsir
33
أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّىٰ
afara-ayta alladzii tawallaa
Artinya : Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quraan)? Lihat Tafsir
34
وَأَعْطَىٰ قَلِيلًا وَأَكْدَىٰ
wa-a'thaa qaliilan wa-akdaa
Artinya : serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi? Lihat Tafsir
35
أَعِندَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰ
a'indahu 'ilmu alghaybi fahuwa yaraa
Artinya : Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? Lihat Tafsir
36
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ
am lam yunabba/ bimaa fii shuhufi muusaa
Artinya : Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? Lihat Tafsir
37
وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ
wa-ibraahiima alladzii waffaa
Artinya : dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? Lihat Tafsir
38
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ
allaa taziru waaziratun wizra ukhraa
Artinya : (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, Lihat Tafsir
39
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
wa-an laysa lil-insaani illaa maa sa'aa
Artinya : dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, Lihat Tafsir
40
وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ
wa-anna sa'yahu sawfa yuraa
Artinya : dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya). Lihat Tafsir
41
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ
tsumma yujzaahu aljazaa-a al-awfaa
Artinya : Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, Lihat Tafsir
42
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنتَهَىٰ
wa-anna ilaa rabbika almuntahaa
Artinya : dan bahwasanya kepada Tuhamulah kesudahan (segala sesuatu), Lihat Tafsir
43
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
wa-annahu huwa adhaka wa-abkaa
Artinya : dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis, Lihat Tafsir
44
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
wa-annahu huwa amaata wa-ahyaa
Artinya : dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan, Lihat Tafsir
45
وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ
wa-annahu khalaqa alzzawjayni aldzdzakara waal-untsaa
Artinya : dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita. Lihat Tafsir
46
مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ
min nuthfatin idzaa tumnaa
Artinya : dari air mani, apabila dipancarkan. Lihat Tafsir
47
وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ
wa-anna 'alayhi alnnasy-ata al-ukhraa
Artinya : Dan bahwasanya Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati), Lihat Tafsir
48
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ
wa-annahu huwa aghnaa wa-aqnaa
Artinya : dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan, Lihat Tafsir
49
وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ
wa-annahu huwa rabbu alsysyi'raa
Artinya : dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra Lihat Tafsir
50
وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَىٰ
wa-annahu ahlaka 'aadan al-uulaa
Artinya : dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama, Lihat Tafsir
51
وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَىٰ
watsamuuda famaa abqaa
Artinya : dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan Nya (hidup). Lihat Tafsir
52
وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ
waqawma nuuhin min qablu innahum kaanuu hum azhlama wa-athghaa
Artinya : Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka, Lihat Tafsir
53
وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ
waalmu/tafikata ahwaa
Artinya : dan negeri-negeri kaum Luth yang telah dihancurkan Allah. Lihat Tafsir
54
فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ
faghasysyaahaa maa ghasysyaa
Artinya : lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya. Lihat Tafsir
55
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ
fabi-ayyi aalaa-i rabbika tatamaaraa
Artinya : Maka terhadap ni'mat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu? Lihat Tafsir
56
هَٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْأُولَىٰ
haatsa nadziirun mina alnnudzuri al-uulaa
Artinya : Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu. Lihat Tafsir
57
أَزِفَتِ الْآزِفَةُ
azifati al-aazifatu
Artinya : Telah dekat terjadinya hari kiamat. Lihat Tafsir
58
لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ
laysa lahaa min duuni allaahi kaasyifatun
Artinya : Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah. Lihat Tafsir
59
أَفَمِنْ هَٰذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ
afamin haadzaa alhadiitsi ta'jabuuna
Artinya : Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? Lihat Tafsir
60
وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ
watadhakuuna walaa tabkuuna
Artinya : Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis? Lihat Tafsir
61
وَأَنتُمْ سَامِدُونَ
wa-antum saamiduuna
Artinya : Sedang kamu melengahkan(nya)? Lihat Tafsir
62
فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا ۩
fausjuduu lillaahi wau'buduu
Artinya : Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia). Lihat Tafsir


Putar Per Ayat Pause