Sekarang anda bisa membaca atau mendengarkan Al Qur`an secara online
Tafsir
An Najm (النجم)
Surat An Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ikhlash. Nama An Najm (bintang), diambil dari perkataan An Najm yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Allah bersumpah dengan An Najm (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia, sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
in hiya illaa asmaaun sammaytumuuhaa antum waaabaaukum maa anzala allaahu bihaa min sulthaanin in yattabi'uuna illaaalzhzhanna wamaa tahwaaal-anfusu walaqad jaa-ahum min rabbihimu alhudaa
Artinya :
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. Lihat Tafsir
24
أَمْ لِلْإِنسَانِ مَا تَمَنَّىٰ
am lil-insaani maa tamannaa
Artinya :
Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? Lihat Tafsir
25
فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰ
falillaahi al-aakhiratu waal-uulaa
Artinya :
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia. Lihat Tafsir
wakam min malakin fii alssamaawaati laa tughnii syafaa'atuhum syay-an illaa min ba'di an ya/dzana allaahu liman yasyaau wayardaa
Artinya :
Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya). Lihat Tafsir
Artinya :
Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan. Lihat Tafsir
wamaa lahum bihi min 'ilmin in yattabi'uuna illaaalzhzhanna wa-inna alzhzhanna laa yughnii mina alhaqqi syay-aan
Artinya :
Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran. Lihat Tafsir
fa-a'ridh 'an man tawallaa 'an dzikrinaa walam yurid illaaalhayaata alddunyaa
Artinya :
Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi. Lihat Tafsir
dzaalika mablaghuhum mina al'ilmi inna rabbaka huwa a'lamu biman dhalla 'an sabiilihi wahuwa a'lamu bimani ihtadaa
Artinya :
Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. Lihat Tafsir
Artinya :
Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (syurga). Lihat Tafsir
alladziina yajtanibuuna kabaa-ira al-itsmi waalfawaahisya illaaallamama inna rabbaka waasi'u almaghfirati huwa a'lamu bikum idz ansya-akum mina al-ardhi wa-idz antum ajinnatun fii buthuuni ummahaatikum falaa tuzakkuu anfusakum huwa a'lamu bimani ittaqaa
Artinya :
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunanNya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. Lihat Tafsir
33
أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّىٰ
afara-ayta alladzii tawallaa
Artinya :
Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quraan)? Lihat Tafsir
34
وَأَعْطَىٰ قَلِيلًا وَأَكْدَىٰ
wa-a'thaa qaliilan wa-akdaa
Artinya :
serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi? Lihat Tafsir
35
أَعِندَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰ
a'indahu 'ilmu alghaybi fahuwa yaraa
Artinya :
Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? Lihat Tafsir
36
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ
am lam yunabba/ bimaa fii shuhufi muusaa
Artinya :
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? Lihat Tafsir
37
وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ
wa-ibraahiima alladzii waffaa
Artinya :
dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? Lihat Tafsir
38
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ
allaa taziru waaziratun wizra ukhraa
Artinya :
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, Lihat Tafsir
39
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
wa-an laysa lil-insaani illaa maa sa'aa
Artinya :
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, Lihat Tafsir
40
وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ
wa-anna sa'yahu sawfa yuraa
Artinya :
dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya). Lihat Tafsir
41
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ
tsumma yujzaahu aljazaa-a al-awfaa
Artinya :
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, Lihat Tafsir
42
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنتَهَىٰ
wa-anna ilaa rabbika almuntahaa
Artinya :
dan bahwasanya kepada Tuhamulah kesudahan (segala sesuatu), Lihat Tafsir
43
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
wa-annahu huwa adhaka wa-abkaa
Artinya :
dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis, Lihat Tafsir
44
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
wa-annahu huwa amaata wa-ahyaa
Artinya :
dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan, Lihat Tafsir