A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/application/controllers/Quran.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/nasa9174/public_html/infaq.nasuha.org/index.php
Line: 315
Function: require_once

Yatim Piatu - Baca Surah Asy Syu'ara

Baca Surah Asy Syu'ara

Sekarang anda bisa membaca atau mendengarkan Al Qur`an secara online

Asy Syu'ara (الشعراء)

Surat ini terdiri dari 227 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamakan Asy Syu'araa' (kata jamak dari Asy Syaa'ir yang berarti penyair) diambil dari kata Asy Syuaraa' yang terdapat pada ayat 224, yaitu pada bagian terakhir surat ini, di kala Allah s.w.t. secara khusus menyebutkan kedudukan penyair- penyair. Para penyair-penyair itu mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul-rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat dan mereka suka memutar balikkan lidah dan mereka tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan tidak mempunyai pendirian, perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat yang demikian tidaklah sekali-kali terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena demikian tidak patut bila Nabi Muhammad s.a.w. dituduh sebagai penyair, dan Al Quran dituduh sebagai syair, Al Quran adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


1
طسم
thaa-siin-miim
Artinya : Thaa Siim Miim. Lihat Tafsir
2
تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ
tilka aayaatu alkitaabi almubiini
Artinya : Inilah ayat-ayat Al Qur'an yang menerangkan. Lihat Tafsir
3
لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ
la'allaka baakhi'un nafsaka allaa yakuunuu mu/miniina
Artinya : Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
4
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ السَّمَاءِ آيَةً فَظَلَّتْ أَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِينَ
in nasya/ nunazzil 'alayhim mina alssamaa-i aayatan fazhallat a'naaquhum lahaa khaadi'iina
Artinya : Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mu'jizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya. Lihat Tafsir
5
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّنَ الرَّحْمَٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا عَنْهُ مُعْرِضِينَ
wamaa ya/tiihim min dzikrin mina alrrahmaani muhdatsin illaa kaanuu 'anhu mu'ridhiina
Artinya : Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya. Lihat Tafsir
6
فَقَدْ كَذَّبُوا فَسَيَأْتِيهِمْ أَنبَاءُ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
faqad kadzdzabuu fasaya/tiihim anbaau maa kaanuu bihi yastahzi-uuna
Artinya : Sungguh mereka telah mendustakan (Al Qur'an), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan. Lihat Tafsir
7
أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الْأَرْضِ كَمْ أَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ
awa lam yaraw ilaa al-ardhi kam anbatnaa fiihaa min kulli zawjin kariimin
Artinya : Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik? Lihat Tafsir
8
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
9
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
10
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰ أَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
wa-idz naadaa rabbuka muusaa ani i/ti alqawma alzhzhaalimiina
Artinya : Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu, Lihat Tafsir
11
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ
qawma fir'awna alaa yattaquuna
Artinya : (yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?" Lihat Tafsir
12
قَالَ رَبِّ إِنِّي أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
qaala rabbi innii akhaafu an yukadzdzibuuni
Artinya : Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku. Lihat Tafsir
13
وَيَضِيقُ صَدْرِي وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِي فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَارُونَ
wayadhiiqu shadrii walaa yanthaliqu lisaanii fa-arsil ilaa haaruuna
Artinya : Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun. Lihat Tafsir
14
وَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنبٌ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
walahum 'alayya dzanbun fa-akhaafu an yaqtuluuni
Artinya : Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku". Lihat Tafsir
15
قَالَ كَلَّا ۖ فَاذْهَبَا بِآيَاتِنَا ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ
qaala kallaa faidzhabaa bi-aayaatinaa innaa ma'akum mustami'uuna
Artinya : Allah herfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mu'jizat-mu'jizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan), Lihat Tafsir
16
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَا إِنَّا رَسُولُ رَبِّ الْعَالَمِينَ
fa/tiyaa fir'awna faquulaa innaa rasuulu rabbi al'aalamiina
Artinya : Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam, Lihat Tafsir
17
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ
an arsil ma'anaa banii israa-iila
Artinya : lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami". Lihat Tafsir
18
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ
qaala alam nurabbika fiinaa waliidan walabitsta fiinaa min 'umurika siniina
Artinya : Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu. Lihat Tafsir
19
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِي فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ الْكَافِرِينَ
wafa'alta fa'lataka allatii fa'alta wa-anta mina alkaafiriina
Artinya : dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna. Lihat Tafsir
20
قَالَ فَعَلْتُهَا إِذًا وَأَنَا مِنَ الضَّالِّينَ
qaala fa'altuhaa idzan wa-anaa mina aldhdhaalliina
Artinya : Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf. Lihat Tafsir
21
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِي رَبِّي حُكْمًا وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُرْسَلِينَ
fafarartu minkum lammaa khiftukum fawahaba lii rabbii hukman waja'alanii mina almursaliina
Artinya : Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul. Lihat Tafsir
22
وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ
watilka ni'matun tamunnuhaa 'alayya an 'abbadta banii israa-iila
Artinya : Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil". Lihat Tafsir
23
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعَالَمِينَ
qaala fir'awnu wamaa rabbu al'aalamiina
Artinya : Fir'aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?" Lihat Tafsir
24
قَالَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ
qaala rabbu alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa in kuntum muuqiniina
Artinya : Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya". Lihat Tafsir
25
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُ أَلَا تَسْتَمِعُونَ
qaala liman hawlahu alaa tastami'uuna
Artinya : Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?" Lihat Tafsir
26
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
qaala rabbukum warabbu aabaa-ikumu al-awwaliina
Artinya : Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu". Lihat Tafsir
27
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ
qaala inna rasuulakumu alladzii ursila ilaykum lamajnuunun
Artinya : Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila". Lihat Tafsir
28
قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
qaala rabbu almasyriqi waalmaghribi wamaa baynahumaa in kuntum ta'qiluuna
Artinya : Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal". Lihat Tafsir
29
قَالَ لَئِنِ اتَّخَذْتَ إِلَٰهًا غَيْرِي لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُونِينَ
qaala la-ini ittakhadzta ilaahan ghayrii la-aj'alannaka mina almasjuuniina
Artinya : Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan". Lihat Tafsir
30
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِينٍ
qaala awa law ji/tuka bisyay-in mubiinin
Artinya : Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata ?" Lihat Tafsir
31
قَالَ فَأْتِ بِهِ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
qaala fa/ti bihi in kunta mina alshshaadiqiina
Artinya : Fir'aun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar". Lihat Tafsir
32
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
fa-alqaa 'ashaahu fa-idzaa hiya tsu'baanun mubiinun
Artinya : Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata. Lihat Tafsir
33
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاءُ لِلنَّاظِرِينَ
wanaza'a yadahu fa-idzaa hiya baydaau lilnnaatsiriina
Artinya : Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya. Lihat Tafsir
34
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ
qaala lilmala-i hawlahu inna haadzaa lasaahirun 'aliimun
Artinya : Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, Lihat Tafsir
35
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
yuriidu an yukhrijakum min ardhikum bisihrihi famaatsaa ta/muruuna
Artinya : ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?" Lihat Tafsir
36
قَالُوا أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَابْعَثْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ
qaaluu arjih wa-akhaahu waib'ats fii almadaa-ini haasyiriina
Artinya : Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), Lihat Tafsir
37
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍ
ya/tuuka bikulli sahhaarin 'aliimin
Artinya : niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu". Lihat Tafsir
38
فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ
fajumi'a alssaharatu limiiqaati yawmin ma'luumin
Artinya : Lalu dikumpulkan ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang ma'lum, Lihat Tafsir
39
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ
waqiila lilnnaasi hal antum mujtami'uuna
Artinya : dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian. Lihat Tafsir
40
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ إِن كَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ
la'allanaa nattabi'u alssaharata in kaanuu humu alghaalibiina
Artinya : semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang" Lihat Tafsir
41
فَلَمَّا جَاءَ السَّحَرَةُ قَالُوا لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ الْغَالِبِينَ
falammaa jaa-a alssaharatu qaaluu lifir'awna a-inna lanaa la-ajran in kunnaa nahnu alghaalibiina
Artinya : Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?" Lihat Tafsir
42
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَّمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
qaala na'am wa-innakum idzan lamina almuqarrabiina
Artinya : Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)". Lihat Tafsir
43
قَالَ لَهُم مُّوسَىٰ أَلْقُوا مَا أَنتُم مُّلْقُونَ
qaala lahum muusaa alquu maa antum mulquuna
Artinya : Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan". Lihat Tafsir
44
فَأَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ الْغَالِبُونَ
fa-alqaw hibaalahum wa'ishiyyahum waqaaluu bi'izzati fir'awna innaa lanahnu alghaalibuuna
Artinya : Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang". Lihat Tafsir
45
فَأَلْقَىٰ مُوسَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ
fa-alqaa muusaa 'ashaahu fa-idzaa hiya talqafu maa ya/fikuuna
Artinya : Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu. Lihat Tafsir
46
فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ
faulqiya alssaharatu saajidiina
Artinya : Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah), Lihat Tafsir
47
قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ
qaaluu aamannaa birabbi al'aalamiina
Artinya : mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, Lihat Tafsir
48
رَبِّ مُوسَىٰ وَهَارُونَ
rabbi muusaa wahaaruuna
Artinya : (yaitu) Tuhan Musa dan Harun". Lihat Tafsir
49
قَالَ آمَنتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ ۖ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ ۚ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
qaala aamantum lahu qabla an aadzana lakum innahu lakabiirukumu alladzii 'allamakumu alssihra falasawfa ta'lamuuna lauqaththhi'anna aydiyakum wa-arjulakum min khilaafin walaushallibannakum ajma'iina
Artinya : Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu Lihat Tafsir
50
قَالُوا لَا ضَيْرَ ۖ إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
qaaluu laa dhayra innaa ilaa rabbinaa munqalibuuna
Artinya : Mereka berkata: "Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, Lihat Tafsir
51
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَا أَن كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ
innaa nathma'u an yaghfira lanaa rabbunaa khathaayaanaa an kunnaa awwala almu/miniina
Artinya : sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman". Lihat Tafsir
52
۞ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
wa-awhaynaa ilaa muusaa an asri bi'ibaadii innakum muttaba'uuna
Artinya : Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli". Lihat Tafsir
53
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ
fa-arsala fir'awnu fii almadaa-ini haasyiriina
Artinya : Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota. Lihat Tafsir
54
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ
inna haaulaa-i lasyirdzimatun qaliiluuna
Artinya : (Fir'aun berkata): "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil, Lihat Tafsir
55
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَائِظُونَ
wa-innahum lanaa laghaa-izhuuna
Artinya : dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, Lihat Tafsir
56
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَاذِرُونَ
wa-innaa lajamii'un hatsiruuna
Artinya : dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga". Lihat Tafsir
57
فَأَخْرَجْنَاهُم مِّن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
fa-akhrajnaahum min jannaatin wa'uyuunin
Artinya : Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, Lihat Tafsir
58
وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ
wakunuuzin wamaqaamin kariimin
Artinya : dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia, Lihat Tafsir
59
كَذَٰلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا بَنِي إِسْرَائِيلَ
kadzaalika wa-awratsnaahaa banii israa-iila
Artinya : demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil. Lihat Tafsir
60
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ
fa-atba'uuhum musyriqiina
Artinya : Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. Lihat Tafsir
61
فَلَمَّا تَرَاءَى الْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَابُ مُوسَىٰ إِنَّا لَمُدْرَكُونَ
falammaa taraa-a aljam'aani qaala ash-haabu muusaa innaa lamudrakuuna
Artinya : Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul". Lihat Tafsir
62
قَالَ كَلَّا ۖ إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ
qaala kallaa inna ma'iya rabbii sayahdiini
Artinya : Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". Lihat Tafsir
63
فَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنِ اضْرِب بِّعَصَاكَ الْبَحْرَ ۖ فَانفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ
fa-awhaynaa ilaa muusaa ani idhrib bi'ashaaka albahra fainfalaqa fakaana kullu firqin kaalththhawdi al'azhiimi
Artinya : Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. Lihat Tafsir
64
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ الْآخَرِينَ
wa-azlafnaa tsamma al-aakhariina
Artinya : Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain. Lihat Tafsir
65
وَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُ أَجْمَعِينَ
wa-anjaynaa muusaa waman ma'ahu ajma'iina
Artinya : Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Lihat Tafsir
66
ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ
tsumma aghraqnaa al-aakhariina
Artinya : Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu. Lihat Tafsir
67
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mu'jizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
68
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
69
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَاهِيمَ
wautlu 'alayhim naba-a ibraahiima
Artinya : Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim. Lihat Tafsir
70
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا تَعْبُدُونَ
idz qaala li-abiihi waqawmihi maa ta'buduuna
Artinya : Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?" Lihat Tafsir
71
قَالُوا نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَاكِفِينَ
qaaluu na'budu ashnaaman fanazhallu lahaa 'aakifiina
Artinya : Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya". Lihat Tafsir
72
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ
qaala hal yasma'uunakum idz tad'uuna
Artinya : Berkata Ibrahim: "Apakah berhala-berhala itu mendengar (do'a)mu sewaktu kamu berdo'a (kepadanya)?, Lihat Tafsir
73
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ
aw yanfa'uunakum aw yadhurruuna
Artinya : atau (dapatkah) mereka memberi manfa'at kepadamu atau memberi mudharat?" Lihat Tafsir
74
قَالُوا بَلْ وَجَدْنَا آبَاءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ
qaaluu bal wajadnaa aabaa-anaa kadzaalika yaf'aluuna
Artinya : Mereka menjawab: "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian". Lihat Tafsir
75
قَالَ أَفَرَأَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
qaala afara-aytum maa kuntum ta'buduuna
Artinya : Ibrahim berkata: "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah, Lihat Tafsir
76
أَنتُمْ وَآبَاؤُكُمُ الْأَقْدَمُونَ
antum waaabaaukumu al-aqdamuuna
Artinya : kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?, Lihat Tafsir
77
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّي إِلَّا رَبَّ الْعَالَمِينَ
fa-innahum 'aduwwun lii illaa rabba al'aalamiina
Artinya : karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam, Lihat Tafsir
78
الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ
alladzii khalaqanii fahuwa yahdiini
Artinya : (yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, Lihat Tafsir
79
وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ
waalladzii huwa yuth'imunii wayasqiini
Artinya : dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, Lihat Tafsir
80
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ
wa-idzaa maridhtu fahuwa yasyfiini
Artinya : dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku, Lihat Tafsir
81
وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ
waalladzii yumiitunii tsumma yuhyiini
Artinya : dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), Lihat Tafsir
82
وَالَّذِي أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ
waalladzii athma'u an yaghfira lii khathii-atii yawma alddiini
Artinya : dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat". Lihat Tafsir
83
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
rabbi hab lii hukman wa-alhiqnii bialshshaalihiina
Artinya : (Ibrahim berdo'a): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, Lihat Tafsir
84
وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ
waij'al lii lisaana shidqin fii al-aakhiriina
Artinya : dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, Lihat Tafsir
85
وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
waij'alnii min waratsati jannati alnna'iimi
Artinya : dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni'matan, Lihat Tafsir
86
وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ
waighfir li-abii innahu kaana mina aldhdhaalliina
Artinya : dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, Lihat Tafsir
87
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ
walaa yashuddunnaka 'an aayaati allaahi ba'da idz unzilat ilayka waud'u ilaa rabbika walaa takuunanna mina almusyrikiina
Artinya : dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, Lihat Tafsir
88
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
walaa tad'u ma'a allaahi ilaahan aakhara laa ilaaha illaa huwa kullu syay-in haalikun illaa wajhahu lahu alhukmu wa-ilayhi turja'uuna
Artinya : (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, Lihat Tafsir
89
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
illaa man ataa allaaha biqalbin saliimin
Artinya : kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, Lihat Tafsir
90
وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ
wauzlifati aljannatu lilmuttaqiina
Artinya : dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa, Lihat Tafsir
91
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ
waburrizati aljahiimu lilghaawiina
Artinya : dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat", Lihat Tafsir
92
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
waqiila lahum ayna maa kuntum ta'buduuna
Artinya : dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya) Lihat Tafsir
93
مِن دُونِ اللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ
min duuni allaahi hal yanshuruunakum aw yantashiruuna
Artinya : selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?" Lihat Tafsir
94
فَكُبْكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ
fakubkibuu fiihaa hum waalghaawuuna
Artinya : Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat, Lihat Tafsir
95
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ
wajunuudu ibliisa ajma'uuna
Artinya : dan bala tentara iblis semuanya. Lihat Tafsir
96
قَالُوا وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ
qaaluu wahum fiihaa yakhtashimuuna
Artinya : Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka: Lihat Tafsir
97
تَاللَّهِ إِن كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
taallaahi in kunnaa lafii dhalaalin mubiinin
Artinya : "demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, Lihat Tafsir
98
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ الْعَالَمِينَ
idz nusawwiikum birabbi al'aalamiina
Artinya : karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam". Lihat Tafsir
99
وَمَا أَضَلَّنَا إِلَّا الْمُجْرِمُونَ
wamaa adhallanaa illaa almujrimuuna
Artinya : Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa. Lihat Tafsir
100
فَمَا لَنَا مِن شَافِعِينَ
famaa lanaa min syaafi'iina
Artinya : Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun, Lihat Tafsir
101
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍ
walaa shadiiqin hamiimin
Artinya : dan tidak pula mempunyai teman yang akrab, Lihat Tafsir
102
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
falaw anna lanaa karratan fanakuuna mina almu/miniina
Artinya : maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman". Lihat Tafsir
103
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
104
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
105
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ
kadzdzabat qawmu nuuhin almursaliina
Artinya : Kaum Nuh telah mendustakan para rasul. Lihat Tafsir
106
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
idz qaala lahum akhuuhum nuuhun alaa tattaquuna
Artinya : Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? Lihat Tafsir
107
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Lihat Tafsir
108
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Lihat Tafsir
109
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina
Artinya : Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Lihat Tafsir
110
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku". Lihat Tafsir
111
۞ قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَ
qaaluu anu/minu laka waittaba'aka al-ardzaluuna
Artinya : Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?". Lihat Tafsir
112
قَالَ وَمَا عِلْمِي بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
qaala wamaa 'ilmii bimaa kaanuu ya'maluuna
Artinya : Nuh menjawab: "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan? Lihat Tafsir
113
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّي ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ
in hisaabuhum illaa 'alaa rabbii law tasy'uruuna
Artinya : Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari. Lihat Tafsir
114
وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِينَ
wamaa anaa bithaaridi almu/miniina
Artinya : Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. Lihat Tafsir
115
إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ
in anaa illaa nadziirun mubiinun
Artinya : Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan". Lihat Tafsir
116
قَالُوا لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَا نُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمَرْجُومِينَ
qaaluu la-in lam tantahi yaa nuuhu latakuunanna mina almarjuumiina
Artinya : Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam". Lihat Tafsir
117
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ
qaala rabbi inna qawmii kadzdzabuuni
Artinya : Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku; Lihat Tafsir
118
فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَن مَّعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
faiftah baynii wabaynahum fathan wanajjinii waman ma'iya mina almu/miniina
Artinya : maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mu'min besertaku". Lihat Tafsir
119
فَأَنجَيْنَاهُ وَمَن مَّعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ
fa-anjaynaahu waman ma'ahu fii alfulki almasyhuuni
Artinya : Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. Lihat Tafsir
120
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ
tsumma aghraqnaa ba'du albaaqiina
Artinya : Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal. Lihat Tafsir
121
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
122
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
123
كَذَّبَتْ عَادٌ الْمُرْسَلِينَ
kadzdzabat 'aadun almursaliina
Artinya : Kaum 'Aad telah mendustakan para rasul. Lihat Tafsir
124
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ
idz qaala lahum akhuuhum huudun alaa tattaquuna
Artinya : Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? Lihat Tafsir
125
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Lihat Tafsir
126
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan ta'atlah kepadaku. Lihat Tafsir
127
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina
Artinya : Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Lihat Tafsir
128
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ آيَةً تَعْبَثُونَ
atabnuuna bikulli rii'in aayatan ta'batsuuna
Artinya : Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main, Lihat Tafsir
129
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ
watattakhidzuuna mashaani'a la'allakum takhluduuna
Artinya : dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)? Lihat Tafsir
130
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ
wa-idzaa bathasytum bathasytum jabbaariina
Artinya : Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis. Lihat Tafsir
131
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Lihat Tafsir
132
وَاتَّقُوا الَّذِي أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ
waittaquu alladzii amaddakum bimaa ta'lamuuna
Artinya : Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui. Lihat Tafsir
133
أَمَدَّكُم بِأَنْعَامٍ وَبَنِينَ
amaddakum bi-an'aamin wabaniina
Artinya : Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak, Lihat Tafsir
134
وَجَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
wajannaatin wa'uyuunin
Artinya : dan kebun-kebun dan mata air, Lihat Tafsir
135
إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
innii akhaafu 'alaykum 'adzaaba yawmin 'azhiimin
Artinya : sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar". Lihat Tafsir
136
قَالُوا سَوَاءٌ عَلَيْنَا أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ الْوَاعِظِينَ
qaaluu sawaaun 'alaynaa awa'azhta am lam takun mina alwaa'izhiina
Artinya : Mereka menjawab: "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat, Lihat Tafsir
137
إِنْ هَٰذَا إِلَّا خُلُقُ الْأَوَّلِينَ
in haadzaa illaa khuluqu al-awwaliina
Artinya : (agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu. Lihat Tafsir
138
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
wamaa nahnu bimu'adzdzabiina
Artinya : dan kami sekali-kali tidak akan di "azab". Lihat Tafsir
139
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
fakadzdzabuuhu fa-ahlaknaahum inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
140
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
141
كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَ
kadzdzabat tsamuudu almursaliina
Artinya : Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul. Lihat Tafsir
142
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَالِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ
idz qaala lahum akhuuhum shaalihun alaa tattaquuna
Artinya : Ketika saudara mereka, Shaleh, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? Lihat Tafsir
143
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Lihat Tafsir
144
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Lihat Tafsir
145
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina
Artinya : Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Lihat Tafsir
146
أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ
atutrakuuna fii maa haahunaa aaminiina
Artinya : Adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman, Lihat Tafsir
147
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
fii jannaatin wa'uyuunin
Artinya : di dalam kebun-kebun serta mata air, Lihat Tafsir
148
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ
wazuruu'in wanakhlin thal'uhaa hadhiimun
Artinya : dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut. Lihat Tafsir
149
وَتَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا فَارِهِينَ
watanhituuna mina aljibaali buyuutan faarihiina
Artinya : Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin; Lihat Tafsir
150
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; Lihat Tafsir
151
وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ
walaa tuthii'uu amra almusrifiina
Artinya : dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, Lihat Tafsir
152
الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ
alladziina yufsiduuna fii al-ardhi walaa yushlihuuna
Artinya : yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan". Lihat Tafsir
153
قَالُوا إِنَّمَا أَنتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ
qaaluu innamaa anta mina almusahhariina
Artinya : Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir; Lihat Tafsir
154
مَا أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِآيَةٍ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
maa anta illaa basyarun mitslunaa fa/ti bi-aayatin in kunta mina alshshaadiqiinaa
Artinya : Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mu'jizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar". Lihat Tafsir
155
قَالَ هَٰذِهِ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ
qaala haadzihi naaqatun lahaa syirbun walakum syirbu yawmin ma'luumin
Artinya : Shaleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu. Lihat Tafsir
156
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ
walaa tamassuuhaa bisuu-in faya/khudzakum 'adzaabu yawmin 'azhiimin
Artinya : Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar". Lihat Tafsir
157
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا نَادِمِينَ
fa'aqaruuhaa fa-ashbahuu naadimiina
Artinya : Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal, Lihat Tafsir
158
فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
fa-akhadzahumu al'adzaabu inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
159
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
160
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ
kadzdzabat qawmu luuthin almursaliina
Artinya : Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, Lihat Tafsir
161
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ
idz qaala lahum akhuuhum luuthun alaa tattaquuna
Artinya : ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?" Lihat Tafsir
162
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, Lihat Tafsir
163
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Lihat Tafsir
164
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina
Artinya : Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam. Lihat Tafsir
165
أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ
ata/tuuna aldzdzukraana mina al'aalamiina
Artinya : Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, Lihat Tafsir
166
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُم مِّنْ أَزْوَاجِكُم ۚ بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ
watadzaruuna maa khalaqa lakum rabbukum min azwaajikum bal antum qawmun 'aaduuna
Artinya : dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas". Lihat Tafsir
167
قَالُوا لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ
qaaluu la-in lam tantahi yaa luuthu latakuunanna mina almukhrajiina
Artinya : Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir" Lihat Tafsir
168
قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُم مِّنَ الْقَالِينَ
qaala innii li'amalikum mina alqaaliina
Artinya : Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu". Lihat Tafsir
169
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ
rabbi najjinii wa-ahlii mimmaa ya'maluuna
Artinya : (Luth berdo'a): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan". Lihat Tafsir
170
فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ
fanajjaynaahu wa-ahlahu ajma'iina
Artinya : Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua, Lihat Tafsir
171
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ
illaa 'ajuuzan fii alghaabiriina
Artinya : kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal. Lihat Tafsir
172
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ
tsumma dammarnaa al-aakhariina
Artinya : Kemudian Kami binasakan yang lain. Lihat Tafsir
173
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا ۖ فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنذَرِينَ
wa-amtharnaa 'alayhim matharan fasaa-a matharu almundzariina
Artinya : Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. Lihat Tafsir
174
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
175
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
176
كَذَّبَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ الْمُرْسَلِينَ
kadzdzaba ash-haabu al-aykati almursaliina
Artinya : Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul; Lihat Tafsir
177
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ
idz qaala lahum syu'aybun alaa tattaquuna
Artinya : ketika Syu'aib berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?, Lihat Tafsir
178
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ
innii lakum rasuulun amiinun
Artinya : Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu. Lihat Tafsir
179
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ
faittaquu allaaha wa-athii'uuni
Artinya : maka bertakwalah kepada Allah dan 'taatlah kepadaku; Lihat Tafsir
180
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wamaa as-alukum 'alayhi min ajrin in ajriya illaa 'alaa rabbi al'aalamiina
Artinya : dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. Lihat Tafsir
181
۞ أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ
awfuu alkayla walaa takuunuu mina almukhsiriina
Artinya : Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan; Lihat Tafsir
182
وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ
wazinuu bialqisthaasi almustaqiimi
Artinya : dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. Lihat Tafsir
183
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
walaa tabkhasuu alnnaasa asyyaa-ahum walaa ta'tsaw fii al-ardhi mufsidiina
Artinya : Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan; Lihat Tafsir
184
وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ
waittaquu alladzii khalaqakum waaljibillata al-awwaliina
Artinya : dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu". Lihat Tafsir
185
قَالُوا إِنَّمَا أَنتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ
qaaluu innamaa anta mina almusahhariina
Artinya : Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir, Lihat Tafsir
186
وَمَا أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ
wamaa anta illaa basyarun mitslunaa wa-in nazhunnuka lamina alkaadzibiina
Artinya : dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta. Lihat Tafsir
187
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ السَّمَاءِ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
fa-asqith 'alaynaa kisafan mina alssamaa-i in kunta mina alshshaadiqiina
Artinya : Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. Lihat Tafsir
188
قَالَ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ
qaala rabbii a'lamu bimaa ta'maluuna
Artinya : Syu'aib berkata: "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan". Lihat Tafsir
189
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ
fakadzdzabuuhu fa-akhadzahum 'adzaabu yawmi alzhzhullati innahu kaana 'adzaaba yawmin 'azhiimin
Artinya : Kemudian mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa 'azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah 'azab hari yang besar. Lihat Tafsir
190
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
inna fii dzaalika laaayatan wamaa kaana aktsaruhum mu/miniina
Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. Lihat Tafsir
191
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
wa-inna rabbaka lahuwa al'aziizu alrrahiimu
Artinya : Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. Lihat Tafsir
192
وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ
wa-innahu latanziilu rabbi al'aalamiina
Artinya : Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, Lihat Tafsir
193
نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ
nazala bihi alrruuhu al-amiinu
Artinya : dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), Lihat Tafsir
194
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنذِرِينَ
'alaa qalbika litakuuna mina almundziriina
Artinya : ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, Lihat Tafsir
195
بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِينٍ
bilisaanin 'arabiyyin mubiinin
Artinya : dengan bahasa Arab yang jelas. Lihat Tafsir
196
وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ
wa-innahu lafii zuburi al-awwaliina
Artinya : Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Lihat Tafsir
197
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ آيَةً أَن يَعْلَمَهُ عُلَمَاءُ بَنِي إِسْرَائِيلَ
awa lam yakun lahum aayatan an ya'lamahu 'ulamaau banii israa-iila
Artinya : Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? Lihat Tafsir
198
وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَىٰ بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ
walaw nazzalnaahu 'alaa ba'dhi al-a'jamiina
Artinya : Dan kalau Al Qur'an itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab, Lihat Tafsir
199
فَقَرَأَهُ عَلَيْهِم مَّا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ
faqara-ahu 'alayhim maa kaanuu bihi mu/miniina
Artinya : lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya. Lihat Tafsir
200
كَذَٰلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ
kadzaalika salaknaahu fii quluubi almujrimiina
Artinya : Demikianlah Kami masukkan Al Qur'an ke dalam hati orang-orang yang durhaka. Lihat Tafsir
201
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ
laa yu/minuuna bihi hattaa yarawuu al'adzaaba al-aliima
Artinya : Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat 'azab yang pedih, Lihat Tafsir
202
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
faya/tiyahum baghtatan wahum laa yasy'uruuna
Artinya : maka datanglah 'azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya, Lihat Tafsir
203
فَيَقُولُوا هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ
fayaquuluu hal nahnu munzharuuna
Artinya : lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?" Lihat Tafsir
204
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ
afabi'adzaabinaa yasta'jiluuna
Artinya : Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami? Lihat Tafsir
205
أَفَرَأَيْتَ إِن مَّتَّعْنَاهُمْ سِنِينَ
afara-ayta in matta'naahum siniina
Artinya : Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka keni'matan hidup bertahun-tahun, Lihat Tafsir
206
ثُمَّ جَاءَهُم مَّا كَانُوا يُوعَدُونَ
tsumma jaa-ahum maa kaanuu yuu'aduuna
Artinya : Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka, Lihat Tafsir
207
مَا أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُوا يُمَتَّعُونَ
maa aghnaa 'anhum maa kaanuu yumatta'uuna
Artinya : niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu meni'matinya. Lihat Tafsir
208
وَمَا أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ
wamaa ahlaknaa min qaryatin illaa lahaa mundziruuna
Artinya : Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan; Lihat Tafsir
209
ذِكْرَىٰ وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ
dzikraa wamaa kunnaa zhaalimiina
Artinya : untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim. Lihat Tafsir
210
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ
wamaa tanazzalat bihi alsysyayaathiinu
Artinya : Dan Al Qur'an itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan. Lihat Tafsir
211
وَمَا يَنبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ
wamaa yanbaghii lahum wamaa yastathii'uuna
Artinya : Dan tidaklah patut mereka membawa turun AL Qur'an itu, dan merekapun tidak akan kuasa. Lihat Tafsir
212
إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ
innahum 'ani alssam'i lama'zuuluuna
Artinya : Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Qur'an itu. Lihat Tafsir
213
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ
falaa tad'u ma'a allaahi ilaahan aakhara fatakuuna mina almu'adzdzabiina
Artinya : Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang di'azab. Lihat Tafsir
214
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ
wa-andzir 'asyiirataka al-aqrabiina
Artinya : Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, Lihat Tafsir
215
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
waikhfidh janaahaka limani ittaba'aka mina almu/miniina
Artinya : dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. Lihat Tafsir
216
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ
fa-in 'ashawka faqul innii barii-un mimmaa ta'maluuna
Artinya : Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan"; Lihat Tafsir
217
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ
watawakkal 'alaa al'aziizi alrrahiimi
Artinya : Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, Lihat Tafsir
218
الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ
alladzii yaraaka hiina taquumu
Artinya : Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), Lihat Tafsir
219
وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ
wataqallubaka fii alssaajidiina
Artinya : dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud. Lihat Tafsir
220
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
innahu huwa alssamii'u al'aliimu
Artinya : Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Lihat Tafsir
221
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَىٰ مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ
hal unabbi-ukum 'alaa man tanazzalu alsysyayaathiinu
Artinya : Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun? Lihat Tafsir
222
تَنَزَّلُ عَلَىٰ كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ
tanazzalu 'alaa kulli affaakin atsiimin
Artinya : Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa, Lihat Tafsir
223
يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ
yulquuna alssam'a wa-aktsaruhum kaadzibuuna
Artinya : mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta. Lihat Tafsir
224
وَالشُّعَرَاءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ
waalsysyu'araau yattabi'uhumu alghaawuuna
Artinya : Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. Lihat Tafsir
225
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ
alam tara annahum fii kulli waadin yahiimuuna
Artinya : Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah, Lihat Tafsir
226
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ
wa-annahum yaquuluuna maa laa yaf'aluuna
Artinya : dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?, Lihat Tafsir
227
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانتَصَرُوا مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا ۗ وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُونَ
illaa alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati wadzakaruu allaaha katsiiran waintasharuu min ba'di maa zhulimuu wasaya'lamu alladziina zhalamuu ayya munqalabin yanqalibuuna
Artinya : kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali. Lihat Tafsir


Putar Per Ayat Pause